Lewati ke isi
anakdata.id

Ruang belajar bersama, sejak 2020

Katanya bidang data lagi banyak dicari. Tapi kerjanya apa?

Kalau Anda tertarik tapi belum tahu bedanya data analyst, data engineer, dan data scientist, Anda tidak sendirian. Itu justru pertanyaan pertama yang wajar.

Di sini kami jelaskan peran-perannya pakai bahasa biasa, lalu tunjukkan seperti apa persoalan yang benar-benar dikerjakan. Gratis, dan tanpa janji pekerjaan.

Pekerjaan Anda sudah berjalan, dan yang dicari cara memutuskan lebih baik? datasight.id yang mengurus itu. Keduanya gratis.

?

Kenapa banyak orang melirik ke sini sekarang

Sebagian besar orang tidak datang karena jatuh cinta pada data. Mereka datang karena jalur yang sekarang terasa sempit, dan ini salah satu yang masih terbuka.

  • 1.033.182

    lulusan perguruan tinggi menganggur

    Sakernas Mei 2026, 14,31% dari seluruh penganggur nasional

    Sumbernya
  • 75%

    perusahaan menilai lulusan baru kuat teori tapi gagap memakai perangkat lunak

    Nilainya bagus, jam terbangnya yang kurang di alat yang dipakai kantor

    Sumbernya
  • 35%

    kenaikan permintaan tenaga kerja sektor teknologi dan digital per tahun

    Termasuk data analytics, AI, dan keamanan siber

    Sumbernya

Kami tidak memasang angka gaji di sini. Yang beredar di internet berasal dari blog akademi dan agregator lowongan, bukan survei primer, dan kami tidak mau memakainya untuk meyakinkan Anda.

Kerja di bidang data itu sebenarnya ngapain?

Ada beberapa pekerjaan berbeda di dalamnya, dan mereka saling melengkapi. Ini empat yang paling sering ditemui, ditulis tanpa istilah yang bikin pusing.

  • Data Analyst

    Menjawab pertanyaan bisnis dengan angka.

    Ditanya “kenapa penjualan turun bulan ini”, lalu mencari jawabannya di data dan menjelaskannya ke orang yang bukan orang data.

    • Excel
    • SQL
    • Power BI
  • Data Scientist

    Menebak apa yang akan terjadi.

    Membangun model untuk memperkirakan sesuatu, misalnya pelanggan mana yang kemungkinan berhenti berlangganan bulan depan.

    • Python
    • Statistik
    • Machine learning
  • Data Engineer

    Membangun jalan supaya datanya sampai.

    Menyiapkan sistem yang mengalirkan data dari banyak tempat ke satu tempat, tepat waktu dan tidak rusak di jalan.

    • SQL
    • Python
    • Pipeline
  • Business Intelligence

    Membuat angkanya bisa dilihat setiap hari.

    Menyusun dashboard dan laporan rutin, supaya orang di kantor tidak perlu bertanya berulang kali untuk angka yang sama.

    • Power BI
    • Tableau
    • SQL

Urutan kerjanya biasanya begini: Data Engineer menyiapkan datanya, Data Scientist dan Data Analyst mengolah dan menafsirkan, lalu Business Intelligence membuatnya bisa dilihat rutin. Di perusahaan kecil, satu orang sering mengerjakan beberapa sekaligus.

Lihat kedelapan peran selengkapnya

Cocok nggak buat saya?

Tiga keraguan yang paling sering kami dengar, dijawab apa adanya.

Empat keraguan lainnya →
“Saya bukan anak IT atau statistik.”
Di angkatan kedua anakdata, lebih dari separuh peserta datang dari bidang lain. Mereka sedang pindah jalur. Jurusan ternyata tidak menentukan. Yang menolong justru terbiasa bertanya “angka ini dari mana”.
“Matematika saya jelek.”
Sebagian besar pekerjaan analis sehari-hari berhenti di menjumlahkan, merata-rata, membandingkan, dan menghitung persentase.
“Umur saya sudah 30-an, apa masih sempat?”
Kami tidak punya angka Indonesia untuk ini, dan tidak akan memakai angka Amerika supaya jawabannya terdengar meyakinkan.

Ketemu kata yang belum jelas?

Orang berhenti di awal biasanya gara-gara kosakata, bukan matematika. Klik salah satu di samping untuk melihat seperti apa penjelasannya.

Sudah tahu perannya. Belajar apa duluan?

Satu jalur berisi enam langkah, berurutan, lengkap dengan tanda kapan sebuah langkah boleh dianggap selesai.

Termasuk bagian yang paling jarang ditulis panduan lain: apa saja yang justru boleh dilewati dulu.

Lihat urutan belajarnya
123

Petanya lengkap, dan tetap gratis

Panduan peran dan roadmap yang benar-benar lengkap biasanya berbahasa Inggris dan tanpa konteks Indonesia. Yang berbahasa Indonesia biasanya berhenti di tengah, karena bagian berikutnya memang sedang dijual.

anakdata mengisi celah itu, dan berjalan sejak 2020 dengan satu cara kerja yang tidak berubah: berbagi, pakai kasus nyata, lewat diskusi.

Yang berbayar nanti hanya waktu manusia, yaitu webinar dan kelas. Petanya sendiri tidak akan pernah ditahan sebagian supaya Anda membayar.

Sekarang Anda di sebelah mana?

Tidak semua orang perlu langsung belajar. Pilih yang paling sesuai dengan keadaan Anda hari ini, bukan dengan keadaan yang Anda harap.