Lewati ke isi
anakdata.id
≡

Portofolio

Portofolio dari data Indonesia, bukan dari Titanic

Daftar ide proyek portofolio mudah ditemukan. Penjelasan tentang bentuk proyek yang benar-benar selesai jauh lebih jarang, dan halaman ini mengisi bagian itu.

Enam proyek di halaman ini memakai data yang masih berantakan, seperti data di pekerjaan sungguhan. Tiap proyek menyebut di mana kotornya, dan apa yang wajib Anda cek sebelum kesimpulannya boleh dipercaya.

Lima tahap satu proyek yang selesai. Dua tahap berwarna di tengah paling sering dilewati pemula, dan paling sering ditanyakan saat wawancara.
Pertanyaanyang layak dijawabRaw dataapa adanyaKeputusanpembersihan dicatatPemeriksaansebelum percayaKesimpulandan tindakannyayangdinilai

Apa yang dinilai, dan apa yang dikira dinilai

Kalau bagian ini dilewati, keenam proyek di bawah cuma berubah jadi daftar ide berikutnya.

  • Berapa banyak proyeknya→Apakah ada satu yang benar-benar selesai

    Dua proyek yang tuntas dari pertanyaan sampai kesimpulan lebih meyakinkan daripada sepuluh notebook yang berhenti di tengah.

  • Seberapa rumit alatnya→Apakah pertanyaannya layak dijawab

    Analisis spreadsheet yang menjawab pertanyaan tajam mengalahkan model machine learning yang menjawab pertanyaan yang tidak pernah ditanyakan siapa pun.

  • Seberapa bagus grafiknya→Apakah Anda mengecek sebelum percaya

    Bagian yang paling jarang ditulis, dan paling sering ditanyakan saat wawancara: apa yang Anda cek sebelum yakin angkanya benar.

  • Apakah datanya bersih→Apakah keputusan pembersihannya dicatat

    Membuang 200 baris kosong itu wajar. Membuangnya tanpa menulis berapa banyak dan kenapa membuat seluruh hasilnya tidak bisa dicek ulang.

  • Apa kesimpulannya→Apa yang sebaiknya dilakukan berbeda

    "Penjualan naik di Desember" belum jadi temuan. Baru jadi temuan begitu Anda bisa menyebut keputusan apa yang berubah karenanya.

Kalau cuma sempat satu

Sebulan uang Anda ke mana, dan siapa yang menentukan hitungannya

Lompat ke proyek 6

Lima proyek pertama membahas statistik publik. Proyek 6 memakai catatan transaksi, dan itu bentuk data yang benar-benar dikerjakan analis tiap hari.

Proyek itu juga satu-satunya yang memaksa Anda memutuskan sendiri apa dihitung sebagai apa, lalu menjelaskan kenapa. Di kantor, bagian itu yang paling sering jadi bahan perdebatan.

Enam proyek, lengkap dengan bagian kotornya

Tiap kartu memuat pertanyaan, datanya, bagian yang kotor, hal yang wajib dicek, dan bentuk hasilnya. Pilih satu, lalu kerjakan sampai tuntas sebelum membuka berikutnya.

Diurutkan menaik: proyek 1 cukup dengan spreadsheet, proyek 6 butuh SQL di DuckDB dan hasilnya satu memo satu halaman.
  1. 01Bulan apa udara Jakarta paling buruk
  2. 02Harga cabai benar-benar naik menjelang Ramadan?
  3. 03Provinsi mana yang lulusan universitasnya paling sulit dapat kerja
  4. 04Ada berapa program studi data di Indonesia
  5. 05Menggabungkan dua tabel BPS, dan menemukan baris yang hilang
  6. 06Sebulan uang Anda ke mana, dan siapa yang menentukan hitungannya
  • Mulai di sini
  • Menengah
  • Dilihat pemberi kerja
  1. 01Mulai di sini

    Bulan apa udara Jakarta paling buruk

    Alat
    Spreadsheet
    Lama
    Satu sampai dua sore
    Hasilnya
    Satu grafik dan satu tabel kelengkapan

    Pertanyaan yang dijawab

    Apakah kualitas udara Jakarta punya pola bulanan yang berulang, atau naik turun tanpa aturan?

    Datanya

    Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) DKI Jakarta (membuka tab baru)

    Pengukuran harian per stasiun, tersedia per tahun dalam bentuk tabel.

    Kotornya di mana

    • Stasiun kadang tidak melapor. Barisnya hilang, bukan berisi nol, dan dua hal itu jauh berbeda.
    • Nilai kosong ditulis sebagai tanda strip. Spreadsheet membacanya sebagai teks, dan satu kolom penuh berhenti jadi angka.
    • Jumlah stasiun berubah antar tahun. Membandingkan rata-rata 2020 dengan 2024 berarti membandingkan dua kumpulan tempat yang berbeda.

    Wajib dicek

    Sebelum menyebut satu bulan paling buruk, hitung dulu berapa stasiun yang benar-benar melapor di bulan itu. Bulan dengan rata-rata tertinggi sering kali cuma bulan dengan pelapor paling sedikit.

    Hasil yang layak ditunjukkan

    Grafik garis dua belas titik, ditemani tabel jumlah hari yang benar-benar terlapor per bulan. Tabel kedua itu yang membuat grafiknya bisa dipercaya.

  2. 02Mulai di sini

    Harga cabai benar-benar naik menjelang Ramadan?

    Alat
    Spreadsheet
    Lama
    Dua sampai tiga sore
    Hasilnya
    Satu grafik pembanding tiga tahun

    Pertanyaan yang dijawab

    Apakah harga cabai naik menjelang Ramadan, dan apakah polanya sama tiap tahun? Jangan anggap jawabannya sudah pasti sebelum dihitung.

    Datanya

    Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), Bank Indonesia (membuka tab baru)

    Harga harian per komoditas per pasar, bisa disaring per provinsi dan per tanggal.

    Kotornya di mana

    • Pasar libur di hari besar, jadi ada tanggal yang tidak punya baris sama sekali.
    • Satu komoditas ditulis dengan beberapa nama berbeda antar pasar.
    • Harga ekstrem sesekali muncul karena salah ketik satu digit, dan satu angka itu cukup untuk merusak rata-rata sebulan.

    Wajib dicek

    Ramadan bergeser sekitar sebelas hari tiap tahun. Membandingkan Maret 2024 dengan Maret 2025 tanpa mengingat itu menghasilkan kesimpulan yang keliru. Hitung mundur dari tanggal Ramadan-nya, bukan dari nama bulannya.

    Hasil yang layak ditunjukkan

    Tiga garis, satu per tahun, disejajarkan pada hari ke berapa sebelum Ramadan. Ditutup satu angka: harga puncaknya berapa kali harga biasa.

    Lihat proyek ini dikerjakan sampai selesai →
  3. 03Menengah

    Provinsi mana yang lulusan universitasnya paling sulit dapat kerja

    Alat
    Spreadsheet
    Lama
    Dua sore
    Hasilnya
    Satu scatter plot dan satu bantahan

    Pertanyaan yang dijawab

    Provinsi mana yang tingkat pengangguran lulusan perguruan tingginya paling tinggi, dan apakah itu provinsi yang paling tertinggal?

    Datanya

    Tingkat Pengangguran Terbuka menurut provinsi, BPS (membuka tab baru)

    Dari Sakernas, terbit dua kali setahun, bisa di-download sebagai tabel.

    Kotornya di mana

    • BPS sesekali mengubah pemecahan kategori pendidikan antar periode. Kolom yang namanya mirip belum tentu menghitung orang yang sama.
    • Ada angka semesteran dan angka tahunan di tempat yang sama. Mencampurnya menghasilkan garis naik turun tanpa sebab.
    • Provinsi Papua dimekarkan pada 2022, jadi jumlah barisnya berubah di tengah rentang waktu.

    Wajib dicek

    Jawaban yang menggoda adalah "provinsi tertinggal punya pengangguran terdidik tertinggi". Cek dulu, karena kenyataannya sering terbalik: provinsi yang lebih maju punya lebih banyak lulusan universitas, dan angka pembaginya ikut berubah.

    Hasil yang layak ditunjukkan

    Scatter plot yang menyandingkan angka itu dengan persentase penduduk berpendidikan tinggi di provinsi yang sama, lalu satu paragraf yang menolak kesimpulan gampangan beserta alasannya. Paragrafnya isi sebenarnya, grafiknya cuma penopang.

  4. 04Menengah

    Ada berapa program studi data di Indonesia

    Alat
    Spreadsheet
    Lama
    Dua sampai tiga sore
    Hasilnya
    Satu tabel dan satu aturan penghitungan

    Pertanyaan yang dijawab

    Berapa banyak program studi terkait data dan statistik di Indonesia, dan sebarannya menumpuk di mana?

    Datanya

    PDDikti, data resmi perguruan tinggi dan program studi (membuka tab baru)

    Bisa ditelusuri per perguruan tinggi dan per program studi.

    Kotornya di mana

    • Nama program studi tidak seragam: Statistika, Statistik, Sains Data, Ilmu Data, Ilmu Aktuaria, sampai Teknik Informatika dengan peminatan data.
    • Satu kampus bisa mencatat program studi yang sama dua kali karena beda jenjang atau beda kampus cabang.
    • Sebagian program studi berstatus tidak aktif, dan statusnya tidak selalu terlihat di daftar utama.

    Wajib dicek

    Hasil hitungan proyek ini sepenuhnya bergantung pada satu keputusan: nama apa saja yang Anda anggap masuk. Keputusan itu wajib ditulis di hasilnya. Angka tunggal tanpa aturan penghitungannya tidak bisa dicek siapa pun.

    Hasil yang layak ditunjukkan

    Tabel jumlah per provinsi, ditemani daftar aturan penghitungan: nama apa yang masuk, nama apa yang ditolak, dan kenapa. Daftar aturan itu yang membedakannya dari tebakan.

  5. 05Dilihat pemberi kerja

    Menggabungkan dua tabel BPS, dan menemukan baris yang hilang

    Alat
    Spreadsheet dengan VLOOKUP · atau SQL
    Lama
    Tiga sampai empat sore
    Hasilnya
    Satu scatter plot dan satu catatan kegagalan

    Pertanyaan yang dijawab

    Apakah provinsi dengan Indeks Pembangunan Manusia lebih tinggi punya pengangguran terdidik lebih rendah?

    Datanya

    IPM per provinsi, BPS, digabung dengan tabel pengangguran di proyek 3 (membuka tab baru)

    Dua tabel dari lembaga yang sama, dan justru itu yang membuat jebakannya halus.

    Kotornya di mana

    • Nama provinsi tidak ditulis sama persis antar tabel. DI Yogyakarta, D.I. Yogyakarta, dan DIY menunjuk tempat yang sama, dan komputer melihat tiga tempat berbeda.
    • Pemekaran Papua membuat satu tabel punya 34 baris dan tabel lain 38, tergantung tahun terbitnya.
    • Ada baris "Indonesia" berisi angka nasional. Kalau ikut terhitung sebagai provinsi, seluruh rata-ratanya bergeser.

    Wajib dicek

    Setelah menggabungkan, hitung barisnya. Kalau tabel kiri punya 38 baris dan hasil gabungannya 31, ada tujuh provinsi yang hilang diam-diam, dan tidak ada satu pun pesan kesalahan yang memberi tahu Anda.

    Hasil yang layak ditunjukkan

    Scatter plot 38 titik, ditemani daftar provinsi yang sempat gagal tergabung beserta sebabnya. Daftar kegagalan itu bukti bahwa Anda mengecek hasil gabungannya sebelum memakainya.

  6. 06Dilihat pemberi kerja

    Sebulan uang Anda ke mana, dan siapa yang menentukan hitungannya

    Alat
    SQL di DuckDB · atau QUERY() di Google Sheets
    Lama
    Satu sampai dua pekan, dikerjakan sedikit-sedikit
    Hasilnya
    Satu memo satu halaman

    Pertanyaan yang dijawab

    Berapa sebenarnya pengeluaran Anda bulan lalu, dan kenapa angkanya berubah tergantung apa yang Anda anggap sebagai pengeluaran?

    Datanya

    Riwayat transaksi Anda sendiri, diekspor dari aplikasi bank atau dompet digital (membuka tab baru)

    Hampir semua aplikasi bisa mengekspor CSV. Muat filenya ke DuckDB yang jalan langsung di browser, tanpa memasang apa pun.

    Kotornya di mana

    • Satu pembelian sering muncul sebagai dua baris: isi saldo dari bank, lalu bayar ke penjual. Menjumlahkan semua baris keluar menghitung uang yang sama dua kali.
    • Transfer ke rekening Anda sendiri terbaca sebagai pengeluaran, padahal uangnya tidak ke mana-mana.
    • Refund masuk sebagai pemasukan, jadi bulan dengan banyak refund terlihat seperti bulan Anda dapat uang tambahan.
    • Nama penjual ditulis berbeda-beda untuk toko yang sama, lengkap dengan kode dan nomor pesanan di belakangnya.

    Wajib dicek

    Proyek ini melatih satu hal: membaca apa arti satu baris di tabel. Sebelum menjumlahkan apa pun, tulis dulu aturannya sendiri, lalu hitung dua versi. Selisih antara kedua versi itu temuan yang paling layak Anda tunjukkan.

    Hasil yang layak ditunjukkan

    Memo satu halaman untuk pembaca yang Anda sebut namanya, misalnya diri Anda sendiri tiga bulan lagi. Isinya: aturan yang Anda pakai, dua angka yang dihasilkan dua aturan berbeda, dan satu hal yang akan Anda lakukan berbeda.

    Sebelum proyek 6 dibagikan ke siapa pun

    • Bagikan angka ringkasan dan aturan penghitungannya saja. Jangan pernah meng-upload file aslinya ke mana pun.
    • Hapus nomor rekening, nama orang, dan alamat sebelum filenya dibuka di alat apa pun.
    • DuckDB di browser mengolah file itu di komputer Anda sendiri dan tidak mengirimnya ke server mana pun. Alat lain belum tentu begitu, jadi cek dulu.
    • Kalau tetap ragu, ganti nominalnya jadi angka acak dengan pola yang sama. Orang menilai cara berpikir Anda, dan tidak peduli berapa uang Anda.

Lima hal yang bikin portofolio dilewati

Kelimanya sering muncul, dan kelimanya terasa seperti hasil kerja keras. Kami menulis alasannya di tiap kartu, tidak hanya namanya.

  • Dataset Titanic, Iris, atau Netflix

    Datanya tidak jelek. Masalahnya, data itu sudah dibersihkan lebih dulu, dan puluhan ribu orang sudah mengerjakannya dengan kesimpulan yang sama. Orang yang membaca portofolio Anda sudah membacanya berkali-kali.

  • Notebook yang berhenti di ringkasan statistik

    Sepuluh baris pertama dan tabel rata-rata baru menunjukkan bahwa Anda sudah membuka datanya. Analisisnya dimulai dari pertanyaan yang Anda ajukan ke data itu.

  • Grafik yang cantik tanpa pertanyaan

    Kalau tidak ada pertanyaan di awal, tidak ada cara menilai apakah grafiknya menjawab sesuatu.

  • Akurasi model tanpa menyebut pembandingnya

    Akurasi 95 persen tidak berarti apa-apa sampai disebutkan berapa persen kelas terbesarnya. Sering kali menebak satu jawaban terus-menerus sudah menghasilkan angka yang sama.

  • Lima proyek yang semuanya setengah jadi

    Pembacanya berhenti di proyek pertama yang mentok, jadi proyek-proyek sesudahnya tidak pernah ikut dinilai.

Hasilnya ditaruh di mana

Diurutkan dari yang paling murah. Anda tidak perlu website sendiri, dan membuat website sendiri lebih sering menunda pekerjaannya ketimbang menyelesaikannya.

  1. 1

    Paling masuk akal buat mulai

    Google Docs atau Notion yang dibuka publik

    Satu halaman berisi pertanyaan, cara mengerjakan, grafik, kesimpulan, dan link ke file datanya. Bisa dikirim ke siapa pun lewat satu link.

  2. 2

    Kalau kerjanya di spreadsheet

    Google Sheets atau Data Studio (sebelumnya Looker Studio)

    Bagikan filenya dengan izin baca. Orang bisa melihat rumusnya, dan justru itu yang menunjukkan cara Anda berpikir.

  3. 3

    Setelah mulai memakai Python atau SQL

    GitHub

    Wajib punya README berisi pertanyaan dan kesimpulan. Tanpa itu, isinya cuma kumpulan file yang tidak dibaca siapa pun.

  4. 4

    Untuk dilampirkan ke lamaran

    PDF satu halaman

    Ringkasan satu proyek terbaik. Ini pelengkap yang gampang dibuka perekrut, dan tidak menggantikan tiga cara di atas.

Link datanya dirawat

Diperiksa 7 September 2026

Kami membuka semua sumber di atas satu per satu sebelum halaman ini terbit. Portal pemerintah berganti alamat tanpa memberi tahu siapa pun, dan proyek yang datanya sudah hilang lebih buruk daripada tidak ada proyek sama sekali.

Menemukan link yang sudah mati? Beri tahu kami lewat Instagram atau LinkedIn.