Keraguan
Tujuh hal yang bikin orang berhenti sebelum mulai
Kami mendengar tujuh keraguan ini berulang-ulang, dan halaman ini menjawab semuanya apa adanya. Untuk dua di antaranya, jawaban jujurnya “kami tidak punya angkanya”.
Kami sengaja tidak menulis kalimat penyemangat, karena orang biasanya lebih tenang setelah mendapat keterangan yang bisa ia periksa sendiri.
- 01
“Saya bukan anak IT atau statistik.”
Di angkatan kedua anakdata, 10 dari 19 peserta (53%) datang sebagai career switcher, yaitu pindah ke data dari bidang lain. Menurut kami, kebiasaan bertanya “angka ini dari mana” lebih berguna daripada jurusan asal, dan kebiasaan itu bisa dilatih siapa saja.
Data: Data internal anakdata, peserta FGD Batch II 2020
Tiap peran di bidang data menuntut hal yang berbeda. Data Engineer dan ML Engineer memang berat kodingnya, sedangkan Data Analyst dan Business Analyst lebih banyak memakai spreadsheet, SQL, dan presentasi. Kalau Anda melihat semua perannya lebih dulu, pertanyaannya biasanya berubah, dari “saya boleh masuk tidak” jadi “saya masuk lewat pintu yang mana”.
Lihat semua perannya - 02
“Matematika saya jelek.”
Sebagian besar hitungan yang analis pakai sehari-hari berhenti di empat hal: menjumlahkan, merata-rata, membandingkan dua angka, dan menghitung persentase.
Statistik berat baru muncul di peran tertentu, misalnya Data Scientist, dan peran itu jarang jadi pintu masuk pertama. Pemula lebih sering keliru saat membaca angka: mereka tidak sadar kapan sebuah angka menyesatkan. Contohnya satu outlier, nilai yang jauh berbeda dari yang lain, menarik rata-rata menjauh dari kebanyakan data. Kebiasaan memeriksa seperti ini bisa dilatih, dan nilai matematika di rapor tidak ada hubungannya.
Sumber statistik yang tidak menakutkanDipakai hampir tiap hari
- Menjumlahkantotal mangkuk terjual sebulan
- Merata-ratarata-rata penjualan per hari
- Membandingkanbulan ini dengan bulan lalu
- Persentaseporsi satu cabang dari total
Jarang, dan menyusul di peran tertentu
- Regresi
- Uji hipotesis
Jebakan yang lebih sering terjadi
Contoh rekaan: empat cabang restoran mi menjual 12 sampai 15 mangkuk sehari, dan cabang E menjual 96. Rata-ratanya 30, lebih tinggi dari empat cabang. Median, yaitu nilai tengah setelah diurutkan, tetap 14.
- 03
“Umur saya sudah 30-an, apa masih sempat?”
Kami tidak punya angka Indonesia untuk ini, dan tidak akan memakai angka Amerika supaya jawabannya terdengar meyakinkan.
Ada satu hal yang bisa kami sebut tanpa mengarang: pengalaman kerja Anda sebelumnya berguna di pekerjaan ini. Analis yang pernah bekerja di keuangan, ritel, atau rumah sakit sudah tahu cara tempat itu beroperasi, dan pengetahuan itu membuat pertanyaan analisisnya tajam. Lulusan baru harus membangun pengetahuan seperti itu dari nol, dan prosesnya memakan waktu bertahun-tahun.
Cara mengeceknya sendiri
Kalau Anda ingin gambaran nyata, cari sepuluh orang di LinkedIn yang jabatannya sekarang di bidang data, lalu lihat riwayat pekerjaan mereka sebelumnya. Sepuluh profil itu memberi gambaran yang lebih jujur daripada angka mana pun yang bisa kami kutip.
- 04
“Gelar saya tidak nyambung, atau saya belum punya gelar.”
Lowongan di Indonesia biasanya menulis “S1 statistik, matematika, ilmu komputer, ekonomi, atau bidang terkait”. Frasa “atau bidang terkait” di ujungnya membuka pintu untuk banyak jurusan lain.
Sebagian perusahaan memang menyaring keras di gelar, terutama perusahaan besar dan BUMN, dan kami tidak akan berpura-pura sebaliknya. Perusahaan lain lebih longgar. Anda tidak bisa memilih syarat mana yang berlaku, tapi Anda bisa menyiapkan satu proyek yang selesai, siap ditunjukkan saat syaratnya ternyata longgar.
Bikin satu proyek yang bisa ditunjukkanCara mengeceknya sendiri
Buka satu website lowongan, cari “Data Analyst”, lalu baca sepuluh lowongan terbaru. Hitung berapa yang menulis “atau bidang terkait”, dan berapa yang menyebut jurusan tertentu tanpa pengecualian. Pemeriksaan ini makan waktu sekitar lima menit, dan hasilnya menggambarkan pasar kerja hari ini.
- 05
“Perlu sertifikat dulu, ya?”
Sertifikat menunjukkan Anda menyelesaikan sebuah kursus. Proyek yang selesai menunjukkan keputusan yang Anda ambil sendiri, misalnya data mana yang Anda buang dan kenapa. Keputusan seperti itulah yang ditanyakan pewawancara.
Sertifikat memang menolong di satu tempat, yaitu penyaringan awal di perusahaan yang menyaring CV dengan kata kunci. Manfaat itu nyata, tapi ia tidak menjadi alasan untuk mengumpulkan lima sertifikat sekaligus. Setelah Anda lolos penyaringan, pewawancara tetap membicarakan pekerjaan yang pernah Anda kerjakan.
Enam proyek yang bisa dikerjakan - 06
“Nanti keburu digantikan AI, tidak?”
AI mengambil alih bagian tengah pekerjaan ini: menulis draf query, membersihkan data yang bentuknya sudah dikenal, dan menyusun report yang formatnya itu-itu saja.
Dua ujung pekerjaannya masih dipegang orang. Di awal, analis menentukan pertanyaan mana yang layak dijawab. Di akhir, analis menjelaskan arti angkanya ke orang yang mengambil keputusan, dan keduanya menuntut orang yang paham keadaan bisnisnya. Angka penghematan waktu yang beredar umumnya dari blog vendor tanpa metode, jadi halaman lanskap menjelaskan cara mengukurnya sendiri di pekerjaan Anda.
Cara mengukurnya sendiri - 07
“Bahasa Inggris saya belum kuat.”
Bahasa Inggris memang hambatan nyata. Sebagian besar bahan belajar gratis yang bagus ditulis dalam bahasa Inggris, dan kami tidak akan berpura-pura sebaliknya.
Untuk belajar, Anda cukup bisa membaca bahasa Inggris, dan kemampuan membaca jauh lebih cepat dikejar daripada kemampuan bicara. Kosakata di bahan teknis juga berulang terus (select, filter, join, average), jadi setelah dua minggu kata yang muncul itu-itu saja. Katalog sumber di website ini punya satu kelompok berbahasa Indonesia, isinya tiga sumber, dan kelompok itu memang yang paling pendek.
Sumber berbahasa Indonesia
Belum dijawab di sini: berapa gajinya
Satu pertanyaan yang sering datang bareng tujuh keraguan di atas belum punya halamannya, yaitu soal gaji. Lowongannya sendiri sudah dibaca di halaman Pasar kerja: jumlahnya per peran, pengalaman yang perusahaan minta, dan skill yang paling sering muncul.
Kami sengaja menunda bagian gaji. Hampir semua angka gaji yang beredar berasal dari blog lembaga kursus, tanpa metode yang bisa diperiksa, dan memakai angka seperti itu melanggar aturan website ini sendiri.