Urutan belajar
Belajar apa duluan, kalau dari nol
Satu jalur, bukan daftar pilihan. Kerjakan satu langkah sampai tandanya tercapai, baru lanjut. Melompat-lompat justru membuat semuanya terasa setengah jadi.
Urutan ini melawan kebanyakan panduan yang menaruh Python di depan. Untuk pekerjaan pemula di Indonesia, yang paling sering diminta justru spreadsheet dan SQL.
- 1
Spreadsheet
- Excel
- Google Sheets
Alat yang paling sering diremehkan dan paling sering dipakai. Sebagian besar keputusan di kantor Indonesia masih lahir dari Excel atau Google Sheets, bukan dari dashboard.
Tandanya sudah cukup
Bisa membuat pivot table, memakai VLOOKUP atau XLOOKUP, dan membersihkan data yang berantakan tanpa menyalin ulang manual.
Sumber gratisnyaKira-kira dua sampai empat minggu - 2
SQL
- SQL
Keterampilan yang paling sering diminta di lowongan pemula, dan yang paling cepat terasa hasilnya. Begitu bisa SQL, Anda tidak lagi bergantung pada orang lain untuk mengambil data.
Tandanya sudah cukup
Bisa menggabungkan dua tabel dengan JOIN, mengelompokkan dengan GROUP BY, dan menjelaskan kenapa hasilnya masuk akal.
Sumber gratisnyaKira-kira satu sampai dua bulan - 3
Satu alat visualisasi
- Power BI
- Tableau
Angka yang tidak bisa dibaca orang lain tidak mengubah keputusan apa pun. Pilih satu saja, Power BI atau Tableau, jangan keduanya.
Tandanya sudah cukup
Bisa membuat satu dashboard yang menjawab satu pertanyaan, dan bisa menjelaskan kenapa memilih jenis grafik itu.
Sumber gratisnyaKira-kira tiga sampai enam minggu - 4
Statistik secukupnya
- Statistik dasar
Dipakai untuk tahu kapan sebuah angka menyesatkan, bukan untuk menghitungnya. Rata-rata yang menipu, persentase tanpa penyebut, grafik yang memotong sumbu.
Tandanya sudah cukup
Bisa menjelaskan bedanya rata-rata dan median, dan tahu kapan salah satunya menipu.
Sumber gratisnyaKira-kira tiga sampai empat minggu, sambil jalan - 5
Satu proyek nyata
- data.go.id
- BPS
Daftar kursus tidak membedakan pelamar satu dengan yang lain. Satu analisis yang selesai dari awal sampai kesimpulan, iya. Pakai data Indonesia supaya terasa dekat bagi perekrut di sini.
Tandanya sudah cukup
Punya satu proyek yang bisa Anda ceritakan dalam lima menit: pertanyaannya apa, datanya dari mana, apa yang berantakan, dan kesimpulannya apa.
Sumber gratisnyaKira-kira dua sampai empat minggu - 6
Python, kalau memang perlu
- Python
- Pandas
Sengaja ditaruh terakhir. Untuk pekerjaan analis pemula, empat langkah di atas sudah cukup. Python jadi penting kalau Anda menuju data engineer, data scientist, atau pekerjaan yang menuntut otomatisasi.
Tandanya sudah cukup
Bisa membaca file CSV, membersihkannya dengan Pandas, dan membuat grafik sederhana.
Sumber gratisnyaKira-kira dua sampai tiga bulan
Perkiraan waktunya untuk belajar sambil kerja atau kuliah, bukan penuh waktu. Kalau lebih lama, itu bukan tanda Anda lambat.
Yang boleh dilewati dulu
Bagian ini yang paling sering hilang dari panduan mana pun, dan paling menolong. Kebanyakan orang berhenti karena mengira harus bisa semuanya sebelum boleh melamar. Bahannya sendiri tidak pernah kurang.
Machine learning
Nyaris tidak pernah diminta di lowongan analis pemula. Ia pintu masuk ke peran lain, bukan syarat masuk ke bidang ini.
Big data dan cloud
Spark, Hadoop, Kubernetes. Semuanya penting di peran engineering, dan semuanya bisa menunggu sampai Anda punya pekerjaan pertama.
Statistik tingkat lanjut
Uji hipotesis dan regresi berguna, tapi bukan syarat. Di awal, kebiasaan memeriksa apakah angkanya masuk akal lebih menentukan.
Banyak sertifikat
Satu proyek yang bisa Anda ceritakan dengan lancar lebih berpengaruh daripada lima sertifikat yang tidak Anda ingat isinya.
Ada kata yang belum jelas?
Kamus istilah data, satu kalimat per istilah, dalam bahasa Indonesia sehari-hari.
Belum tahu mau ke peran mana?
Delapan peran di bidang data, lengkap dengan kapan masing-masing kurang cocok untuk Anda.
Ambil bahannya
Sumber gratis untuk tiap langkah di atas, sudah dipilah dan diperiksa satu per satu.