Peran di bidang data
Data Architect
Merancang denah besar data sebelum sistemnya dibangun.
Menentukan data disimpan di mana, bentuknya seperti apa, mengalir lewat mana, dan aturannya apa. Ia jarang memasang pipeline sendiri.
- Ramah pemula: Bukan pemula
- Data modeling
- Database
- Cloud
Tujuan jangka panjang. Handout menilai peran ini tidak terbuka untuk fresh graduate.
Posisinya di perjalanan data
Label: Penyusun. Isi tiap lapisan
Bekerja dengan siapa
Label: Data (O*NET) · Penyusun
Kerjanya apa
Merancang di mana data disimpan, bentuknya, jalurnya, dan aturannya, sebelum sistem dibangun.
Analoginya
Arsitek gedung: tidak memasang pipa sendiri, tapi menentukan letak pipa dan kamar.
Pertanyaan yang ia jawab
- “Warehouse, lakehouse, atau cukup satu database?”
- “Skema apa yang tetap cepat saat data sepuluh kali lipat?”
- “Standar apa yang dipakai semua tim?”
Label: Data (O*NET) · Penyusun
Sepekan kerjanya
Menulis dokumen arsitektur, membandingkan pilihan teknologi, merancang data model, dan menetapkan standar untuk semua tim data.
- 1Mendokumentasikan arsitektur
- 2Berkolaborasi dengan stakeholder
- 3Merancang untuk skala dan keamanan
- 4Menetapkan standar
Hasil kerjanya
Dokumen arsitektur dan data model, berikut alasan memilih satu teknologi dan menolak yang lain.
- Dokumen arsitektur
- Data model
- Standar
- Keputusan teknologi
Alat yang dipakai
- Oracle
- SQL Server
- PostgreSQL
- MongoDB
- Snowflake
- AWS / Azure
Label: Penyusun · Data (O*NET dan BLS)
- Skill minimum untuk junior
- Bukan peran junior: prasyaratnya beberapa tahun sebagai Data Engineer atau database administrator.
- Judul lain di lowongan
- Database Architect
- Enterprise Architect
- Information Architect
Roadmap belajarnya
Data Architect punya tiga anak tangga belajar. Naiklah ke anak tangga berikutnya sesudah batas “cukup kalau” tercapai.
- 1
1. Fondasi
SQL, data modeling, satu DBMS
- 2
2. Inti
beberapa tahun sebagai Data Engineer atau database administrator
- 3
3. Lanjut
arsitektur cloud, keamanan, tata kelola
Cukup kalau
bisa menulis dokumen arsitektur yang menjelaskan trade-off
AI membantu membandingkan opsi dan menulis draft dokumen; keputusan dan tanggung jawabnya di arsitek.
Label: Penyusun
Fondasi yang dipakai semua peran →Contoh portfolio
Dokumen desain kasus fiktif: diagram, data model, alasan memilih alat.
Kesalahan umum
Overkill: merancang arsitektur perusahaan raksasa untuk organisasi kecil.
Label: Penyusun · Data (O*NET dan BLS)
AI dan manusia
Dibantu AI
Menulis draft dokumen dan membandingkan pilihan teknologi.
Tetap di tangan manusia
Trade-off biaya dan risiko, dan tanggung jawab kalau desainnya gagal.
Label: Penyusun · Data (O*NET dan BLS)
Jalur masuk dan lowongan
Bukan untuk fresh graduate. Menurut BLS (biro statistik tenaga kerja Amerika Serikat), database administrator berpengalaman bisa naik jadi Data Architect.
DataSnapshot lowongan 3 Oktober 2026
Snapshot tidak menghitung Data Architect terpisah.
Snapshot satu hari, 9 website lowongan publik (terbanyak Glints dan Jobstreet), tanpa LinkedIn. Bukan estimasi pasar. Kami mengganti angka di kotak ini begitu snapshot berikutnya keluar.
Cocok untuk Anda?
Cocok kalau
Senang berpikir jangka panjang, dan tenang menimbang biaya, risiko, dan kecepatan sebelum memutuskan.
Kurang cocok kalau
Peran ini tidak menerima pemula. Hampir semua orang sampai ke sini sesudah beberapa tahun jadi Data Engineer atau database administrator.
Langkah pertama
Mulai dari jalur Data Engineer. Pelajari SQL dan data modeling sampai matang, lalu dalami satu database sampai Anda paham cara kerjanya.
Sumber gratisnyaSumber: handout Peta Dunia Data, seri Ngobrol Karir Data & AI, Oktober 2026. Kami menyesuaikan bahasanya untuk anakdata; label di tiap bagian menunjukkan asal isinya.
Kembali ke peta semua peran